|
Kesenangan menjadi penyesalan |
Hai jumpa lagi dengan saya (excell) . seperti yg pernah saya bilang bahwa
saya akan melampirkan satu cerita lagi, cerita yg benar2 terjadi dan tak
dapat saya lupakan. cerita ini adalah flashback dari cerita saya yg
sebelumnya, kenapa saya melampirkan cerita itu lebih dulu? anda akan
mengerti setelah membaca cerita ini.
saya adalah seorang salah satu siswa smu yg cukup disenangi banyak orang,
mungkin hal itu karena saya adalah seorang aktivis muda yg ulet dalam
segala hal dan saya juga seorang pendiri sebuah organisasi pecinta
misteri alam yg terkenal. saya memang paling susah menolak kalau sudah
namanya “wanita n seks”, namun saya bukan playboy atau buaya darat. anda
boleh memanggil saya ” The Women’s Lover” dan begitulah panggilan saya
pada saat itu, sebagaimanapun saya berusaha menyembunyikannya pasti
ketahuan oleh orang lain. saya tidak pernah bangga karena tidur dengan
banyak wanita, dan perlu anda tahu ini adalah kedua kalinya saya
menceritakan pengalaman seks saya secara langsung setelah cerita yg
sebelumnya saya masukan kewebsite ini. saya seorang yg sangat hiding,
bisa dibilang saya tak suka mengumbar cerita apapun tentang diri saya.
namun entah kenapa, saya ingin mendapat komentar dari orang lain tentang
masa lalu saya.
saat itu saya berada diposisi teratas dikalangan cowok2 yg cukup
dikagumi, sehingga tak sulit untuk mendapatkan wanita untuk menemani
waktu senggang dan bercinta hingga bosan. setiap hari, setiap waktu
luang selalu saya habiskan dengan wanita yg berbeda-beda dan tak ada
seorang pun yg pernah menolak saya. sampai suatu hari saya berjumpa
dengan seorang gadis yg umurnya 2 tahun lebih muda dari saya, sebut saja
Linda. Linda adalah seorang siswi kelas 1 smu saat itu, dia adalah gadis
yg cantik dan sangat ramah. aku menyukainya dan mecoba mendekatinya
namun ia langsung menolak dengan tegas.
aku sangat terkejut karena ini pertama kalinya bagiku ditolak oleh
seorang gadis apalagi yg masih bau kencur, dia punya 2 alasan untuk
menolakku. pertama ia sudah punya pacar, kedua ia tahu siapa aku dan
bagaimana aku. aku sangat kesal dan ini membuatku gusar.
aku membuat suatu rencana jahat, kuberjanji dalam diriku kalau aku akan
mendapatkan segalanya dari Linda dalam satu minggu. Linda berasal dari
keluarga bawah, ekonomi susah. kebejatanku adalah memanfaatkan situasi
itu, aku mencoba mendekati keluarganya dan memberikan dua kakaknya
pekerjaan diperusahaan omku, karena semua keluargaku memang berasal dari
pengusaha. akhirnyapun dalam 3 hari menjalankan misi jahatku ia tunduk
dan memutuskan pacarnya, sebenarnya dia bukan gadis materialistis hanya
saja aku tahu ia hanya ingin membahagiakan keluarganya. dalam 5 hari aku
mendapatkan cintanya, dan saat itu tentu tak kusia2kan.
kujemput Linda sepulang dia sekolah dan kubawa kerumahku, seperti yg
pernah aku bilang bahwa aku tinggal sendiri dirumahku karena orang tua
dan saudara2ku semua sibuk dengan usahanya yg berada diluar kota/ negri.
aku makan siang dengan hidangan yg disediakan pembantuku, lalu kusuruh
pembantuku untuk pulang lebih awal sehingga aku leluasa berdua.
kami duduk diruang santai sambil menonton tv, perlahan aku mendekatkan
tubuhku ketubuhnya yg masih berpakaian seragam. dia hanya tersenyum
sambil menonton acara ditv. lalu aku langsung menciumi lehernya dan
merambta kebibir tipisnya, awalnya ia diam dan memberi sedikit respon.
namun pada saat tanganku mulai “belanja” keselangkangannya iapun
berontak dan melepaskan ciumannya. dia takut kalau aku akan
meninggalkannya seperti yg kulakukan dengan gadis2 lain sebelum dia.
namun otak picik dan kata2 indah dari mulutku akhirnya meluluhkan
pendirianya, akupun melakukan serangan kedua dan kali ini lebih dahsyat.
sekarang tvlah yg menonton kami, diatas sofa empuk yg besar aku memulai
pembalasan dendamku atas penolakan yg pernah ia lakukan. aku menciumi
bibirnya dan sesekali memainkan lidahnya, ia sangat amatir dalam hal
ini. meskipun aku yakin ia pernah berciuman dengan mantanya dulu namun
mungkin dia tak sehebat aku,pikirku dengan bangga. aku mulai meremas
buah dadanya yg kecil dari luar seragamnya, diapun mulai menggerang
nikmat, perlahan posisi kami berubah dari awalnya duduk
bersampingan,kini ia berada diposisi bawah dan aku diatas. perlahan aku
membuka kancing bajunya serambi bibirku masih melumat bibir kecilnya,
seragamnyapun terlepas kini buah dadanya hanya tertutupi dengan BH hitam
yg lucu,hmmm aku sangat suka gadis dengan underwear hitam. akupun
meninggalkan bibirnya dan mulai menciumi dan menjilati leher serta
wilayah sekitar dadanya. ia hanya mengerang sambil menahan kenikmatan.
aku terus menciumi sekitar buah dadanya yg masih terlindungi, perlahan
tanganku membuka roknya dan ia hanya diam. kini ia hanya memiliki CD
hitam dan Bh hitam ditubuhnya, aku benar2 terkesima dan mencoba menahan
nafsuku yg menggebu gebu melihat tubuh mulusnya.
akupun membuka baju dan celanaku, aku hanya memakai boxer yg menutupi
samuraiku yg sudah mengeras ini. aku sengaja tidak langsung membuka
underwearnya karena aku ingin melakukanya dengan tenang sehingga ia
takkan melupakan kejadian ini. aku mulai menciumi perutnya dan tanganku
meraba dada dan pahanya. sesekali aku kembali menciumi bibirnya yg
mendesah pelan, aku berusaha konsentrasi menciumi bagian selangkangan
dan pahanya sementara tangan kananku mulai memijit bagian sensitivnya
dari luar CD hitam yg sudah basah. dia sangat mendesah dan terangsang
karena perbuatanku ini, bibirku mulai menciumi vegynya dari luar CD dan
sesekali aku beri dorongan dan hisapan kuat kevegynya yg basah.
tongkolku sudah tak tahan berada didalam boxerku, akupun menghentikan
basa basi ini dan langsung mengangkat tubuhnya yg mungil menuju
kekamarku.
sambil terus berciuman, aku menggendongnya menuju kamar surgaku.
perlahan aku membaringkan tubuhnya dikasurku yg luas, aku kembali
menciumi vegynya sementara tanganku bermain main dengan dadanya. kini
aku benar2 menyedot dan mencium kuat vegynya yg masih tertutupi CD tiba2
ia mengerang hebat, ternyata ia mengalami orgasme pertama. ia terkulai
lemas, namun ini belum apa apa karena “apa apa” yg sebenarnya masih
tegar menanti dibalik boxerku ini. ia memberi tahu padaku bahwa ternyata
ia masih perawan, gila aku tak tahu harus senang atau bingung. aku hanya
ga mau terjebak dalam hubunga yg berdasar dendam ini. keapalang basah
aku takperduli, samuraiku tak mungkin tunduk begitu saja karena situasi
ini. aku kembali minciumi bibinya dan turun hingga kevegynya, aku
menurunkan CDnya dengan lembut sambil bibirku tetap menjilati vegynya yg
dilapisi bulu-bulu tipis indah. aku jilat semua meskipun becek karena
cairannya yg keluar begitu banyak saat orgasme tadi. aku naik keatas
tubuhnya dan melepaskan BH hitamnya dan langsung menjilati putingnya yg
sudah mengeras dan berwarna pink itu.
akupun melepaskan boxerku dan membiarkan tongkolku menggantung gagah
didekat selangkangannya karena aku masih konsen dengan buah dadanya yg
indah itu. dia memintaku untuk tidak menyakitinya, aku tersenyum dan
meyakinkan dia kalau permainan ini takkan dapat ia lupakan. perlahan aku
menarik tubuhnya kepinggir tempat tidur agar aku bisa berposisi berdiri
yg baik, aku siap menancapkan tongkolku kelubang senggamanya yg becek,
perlahan aku tempelkan tongkolku dan menggesekannya kebibir vegynya,
iapun menggerang kuat. aku mencoba menekan kepala tongkolku hingga masuk
kevegynya, ia menjerit menahan sakit. aku pelankan coblosanku sehingga
ia sedikit tenang, kepala tongkolku sudah berada didalam vegynya,
perlahan kutekan lagi dan darah perawanpun mulai mengalir sehingga wajah
Linda kini menggeram menahan sakit, tampak air matanya sedikit mengalir.
pelan aku tekan lagi tongkolku sehingga kini sudah masuk 1/4nya, darah
dan cairan hangat terasa mengalir dibatang tongkolku. aku menggesekannya
perlahan dan mencoba membuatnya tidak begitu kesakitan.
BLESHHH… tongkolku masuk sempurna hingga mentok, mungkin karna tongkolku
memang sedikit besar dan panjang. ia menggerang kesakitan sambil merasa
nikmat untuk pertama kalinya. namun kini semua seudah terkendali,
perlahan aku menggenjot vegynya yg basah. sambil masing2 tanganku
memegangi buah dada dan pantatnya
, ia tampak lebih tenang dan mulai menikmati vegynya yg kugenjot. aku
mempercepat genjotanku, ia mendesah kuat dan memintaku lebih perlahan.
aku menurut, aku coba untuk mengatur kecepatan enjotanku.
aku merasa tongkolku benar2 dijepit sesuatu yg hangat dan berlendir, aku
benar2 menikmati vegynya. wajah Linda kini tampak penuh nafsu dan mulai
mengikuti irama enjotanku.
beberapa menit berlalu, aku mulai mempercepat enjotanku dan ia mulai
mengerang tanda ingin orgasme. BYUUURRR tongkolku serasa disiram oleh
air susu yg hangat, dia mendesah nikmat untuk orgasme keduanya dengan
sempurna. tak lama ia orgasme aku merasa tongkolku mulai tak tahan
menahan kenikmatan, aku mempercepat enjotanku diiringi desahannya yg
sesuai irama, saat enjotan nikmat yg cepat aku langsung mencabut
tongkolku dan memuntahkan semua spermaku diatas perutnya, iapun hanya
tertawa dan perlahan tangannya meraih tongkolku yg mulai melemas diatas
perutnya. aku benar2 menikmati game ini, vegynya sangat luar biasa. aku
masih berdiri diselangkangannya sambil membungkukan tubuhku, ia yg masih
posisi mengangkang sambil tanganya mengocok lembut tongkolku dan berkata
“ini ya yg masuk kedalam punyaku, pantes sakit” aku tersenyum dan
perlahan aku merebahkan tubuhku disampingnya sedangkan tangannya masih
saja mengelus2 tongkolku yg sudah lemas.
“enak banget ya, tapi aku takut hamil yank”katanya,”tenang aja kan aku
ngeluarinnya diluar”jawabku dengan tenang. aku kembali menciumi bibirnya
dengan lembut sedangkan tangannya tetap aktiv mengelus tongkolku,
tongkolkupun mulai mengeras kembali. kini aku memintanya untuk ikut
kekamar mandiku, kami mandi berdua dan terus bercumbu ria dibawah shower
sambil menunggu bathupqu terisi penuh.
perlahan aku masuk kebathup dan ia mengikuti, kini aku ingin
melakukannya didalam air. iapun masuk kedalam bathup dan kami kembali
berciuman dalam kondisi bugil, aku langsung mengarahkan tongkolku yg
sudah mengeras kedalam vegynya, posisi ini sangat sulit apalagi ia baru
saja melepas keperawanannya tentu saja vegynya masih cukup sulit
dibobol. namun aku berhasil, dan kami bermain dibathup, tak lama
kugenjot mekinya iapun orgasme. karena aku merasa tak nyaman akupun
memintanya untuk ganti gaya, kami keluar dari bathup dan aku memintanya
untuk membungkuk (dogystyle) iapun menurut.
dalam gaya ini aku adalah rajanya, aku sangat leluasa dalam menggenjot
vegynya. ia bertumpu pada dinding dibawah shower, untuk menambah gairah
aku menyalakan shower sehingga permainan kami dibasahi oleh rintik2 air
yg lembut. dia hanya mendesah nikmat sementara aku terus menggenjotnya.
tak lama ia kembali orgasme, aku benar2 tak bisa menahan pejuku yg sudah
diujung karena tembakan orgasmenya benar2 membuat tongkolku hangat.
akupun tak tahan dan mencabut tongkolku dan menarik tangannya untuk
mengocok tongkolku, dia menurut dan dengan sigap ia mengocoknya cepat.
CrOOOt cRoooT pejuku menembak ke dada dan dagunya, iapun tertawa
sementara aku mendesah nikmat. ia terus mengocok tongkolku dengan lembut
hingga kami selesai mandi. setelah itu kami melakukannya sekali lagi
diruang tamuku sebelum ia pulang.
keesokannya aku diundang dalam pertemuan organisasi pecinta alam,
ditempat ini aku bertemu dengan seorang gadis sebut saja Reva. Reva
adalah ketua dari salah satu organisasi yg cukup hebat juga dikota itu.
umurnya 3 tahun lebih tua dariku, namun ia sangat menarik dan dia
tipekal wanita yg bisa dibilang Sangat Cantik. aku langsung cepat dekat
dengannya, dia anak yg sangat asyik untuk diajak bicara. dia juga anak
dari seorang pengusaha yg kaya, dia tinggal sendiri dirumahnya karena
nasib kami hampir sama.
hubunganku dengan Linda hanya bertahan dua hari setelah perkenalanku
dengan Reva, hari itu aku sedang tidak sehat dan Linda datang untuk
menjengukku. sengaja aku menyuruh pembantuku untuk tidak usah kerumah
hari ini. aku dan Lindapun melakukan ritual seperti biasa dikamarku, tak
berapa lama kami selesai ritual pertama terdengar bunyi bel rumahku.
Reva datang untuk menjengukku, aku keluar hanya menggunakan boxer saja,
aku tak terkejut melihat Reva karena aku sudah menelponnya sejak pagi
bahwa aku sakit dan ini adalah salah satu bagian dari rencanaku. Linda
menyusulku diruang tamu dengan menggunakan piyama, dengan tenang aku
meminta mereka untuk berkenalan. aku tetap ngobrol dengan Reva diruang
tamu, lalu Linda memanggilku dari dalam. akupun meninggalkan Reva
diruang tamu dan menemui Linda diteras belakang rumah, “siapa dia?”tanya
Linda. “dia temanku diorganisasi!” jawabku santai, “kamu suka dia
ya?”tanyanya lagi, “yah ga tahu juga sih, mungkin iya mungkin ngga…
sudahlah mending kamu pulang aja, ntar malem aku telpon” jawabku santai.
Linda tertunduk diam tanpa expresi, lalu ia menuju kamar untuk ganti
baju sedangkan aku kembali keruang tamu. Linda pamit denganku dan pergi
meninggalkanku dan Reva diruang tamu, akupun tak merasa bersalah ataupun
kasihan saat itu.
Reva sedikit bertanya tentang hubunganku dengan Linda, dengan santai aku
menjawab apa adanya. Reva tampak tak perduli dengan jawabanku dan tetap
tersenyum penuh harapan dariku,akupun memintanya untuk bersantai diteras
belakang sambil menungguku membuat minuman. setelah itu aku berpura2
pusing dan ingin kembali kekamar karena aku hanya ingin melihat
responnya. ternyata ia tak ingin pulang dan membiarkanku masuk kekamar.
aku sengaja membiarkan pintu kamarku terbuka, tak lama aku dikamar iapun
menyusul masuk. “aku ikutan tidur ya?”tanyanya seraya bercanda, “ya udah
silahkan, anggap aja kamar sendiri”jawabku. iapun berbaring disebelahku,
karena lelah setelah ritual bersama Linda tadi akupun tertidur sesaat.
tiba2 bibirku merasakan hangat karena sesuatu yg menyentuh lembut, aku
tetap berpejam agar tak merusak situasi. bibirku terasa dilumat dengan
lembut, dan kini aku memulai sandiwara seakan terkejut.
“Reva???” tanyaku dengan gelagat sok bingung, Reva tak terlihat kaget
dan ia malah tersenyum sambil berkata “sorry… udah lama aku tahu tentang
kamu, ga nyangka akhirnya bisa kenal ma kamu… tapi sayang kamu udah
punya pacar,,, hmmm beruntung ya Linda bisa dapetin kamu!”… tanpa
berkata lagi aku langsung melumat bibirnya, iapun membalasnya dengan
liar, anak ini sangat pengalaman. kamipun bercumbu hebat diatas ranjang
yg penuh noda itu, akupun langsung mebuka bajunya dan ternyata iapun
membantu hingga membuka celananya. kini kami sama2 hanya memakai
underwear, payudara besarnya yg masih tertutup oleh Bh menggesek-gesek
dadaku. kami bercumbu dengan liar dan penuh nafsu, akupun tak sabar
untuk membuka Bhnya, kini Bhnya bebas dari pelindung dan akupun langsung
melumat putingnya.
Ia mengerang nikmat sambil tangannya mengelus elus tongkolku dari luar
boxer, aku terus menjilati susunya sambil sesekali menggigit putingnya
sementara ia tetap aktiv mengelus tongkolku. tanganku mulai menjamah
senggamanya yg mulai basah, sementara mulutku berusaha melumat semua
payudaranya. ia berhenti mengulas tongkolku dan membalikan tubuhku,kini
aku dibawah kendalinya. ia melepaskan boxerku dengan lembut, tongkolku
yg sudah tegang dengan gagah itupun langsung disambarnya. dikocoknya
tongkolku dengn cepat sambil sesekali menjilatinya,aku hanya pasrah
dalam kondisi nikmat yg hampir mirip dengan adegan pemerkosaan ini.
diapun menguluym tongkolku dengan ganas, sesekali ia menggigit kepala
tongkolku, itu sakit yg nikmat. karena tak tahan atas perbuatan liarnya
itu, aku langsung menarik wajahnya dan melumat bibirnya dan langsung
membalika tubuhnya.
aku lepaskan Cdnya dengan sedikit kasar dan langsung menyedot vegynya yg
basah, ia mendesah nikmat dan aku semakin liar menyedot dan tanganku
meremas pantatnya dan buah dadanya. ia berontak dan menarik tubuhku dan
membuatku terlentang diatas ranjang, dia langsung jongkok diatas
tubuhkun dan mengarahkan tongkolku kearah vegynya. BLESSSH,,, tongkolku
masuk dengan cepat dan ia mulai menggenjot naik turun, desahan kamipun
seirama. semakin bernafsu dia semakin liar, genjotannyapun makin
beragam,naik turun dan goyang kiri kanan. akhhh,,, aku sangat terbuai
dengan liarnya dosa yg nikmat itu, baru kali ini aku merasakan vegy dari
seorang gadis yg begitu liar dalam berseks. ia makin mendesah kuat dan
mempercepat genjotannya, aku mencoba memegangi badannya karena aku
merasa sedikit tidak nyaman dengan enjotannya yg kasar. BYUUURSHHH,,,
dia orgasme dan membuat tongkolku becek ga karuan, dia langsung menciumi
tubuhku sampai kemulutku, dalam kondisi tongkolku masih didalam mekinya
ia terus menggenjotnya.
akupun tak tahan dengan pembantaian secara sepihak ini, aku langsung
mengangkat tubuhnya dan posisi kami berdiri untuk sesaat. aku memeluknya
erat dan menggenjotnya dalam posisi berdiri.
lalu kuturunkan ia kekursi yg besar yg biasa kujadikan tempatku nyantai
sambil maen game dikamarku itu. aku berusaha mengatur agar tongkolku tak
tercabut dari liang senggamanya, setelah posisi ia duduk ngangkang
dengan sempurna akupun langsung mempercepat genjotanku. ia mendesah kuat
lagi, aku mulai tak mampu menahan nikmatnya vegy Reva. “aku mau keluar
lagi…” katanya… “bentar aja, bareng”jawabku… desahan serentak kami
benar2 sempurna… tak lama, Byurshhh… dia orgasme… Ah ah ahk… terus….
katanya. akupun keluar… CROOOT crooot… aku tembakan pejuku didalam liang
senggamanya… ahhh… enak banget Rev… perlahan ia menempelkan tubuhnya dan
memeluku dan terkulai lemas dilantai,aku dibawah dan ia diatas.
“uhhh enak banget,udah lama aku pengen gini ma kamu…!”katanya sambil
menciumi dadaku dan sesekali menggigit puting mungilku,”aku juga senang
banget bisa gini ma kamu, ga nyangka kamu hebat ya” jawabku. perlahan
tongkolku mulai melemas didalam vegynya, tapi sesekali ia menggenjot dan
menggoyangkan pinggulnya pelan. kami melakukannya lagi diruang TV
keluarga dan dikamar mandi.
ssetelah hari itu aku tak pernah berjumpa atau menghubungi Linda lagi,
aku asyik dengan hubunganku dan Reva. karena ia juga tinggal sendiri
dirumahnya, kami pernah menghabiskan waktu selama 3 hari dirumahnya
tanpa menggunakan busana. seks liar kami mainkan dengan gila dirumahnya,
saat itu aku sadar bahwa Reva sangat mencintaiku dan tak ingin
kehilangan aku. timku dan tim Revapun bergabung, kami sering camping
bersama dan melakukan seks liar dihutan,pantai, bahkan kami pernah
melakukannya didalam gua yg konon sangat angker. namun kegilaan dan
liarnya kami membuat kami tak perduli pada apapun dan siapapun.
beberapa bulan berlalu, sampai suatu hari aku pergi clubing dengan Reva
dan teman2 perempuannya, entah kenapa perasaanku sangat tidak enak saat
itu. aku melihat seorang pria paruh baya bersama seorang gadis yg cantik
dengan dandanan yg exotis. entah kenapa mataku tak lepas darinya, Reva
asyik dugem dengan teman2nya dilantai bersama orang2 gila lainnya. saat
pria itu menggandeng gadis cantik itu dan berjalan meninggalkan
keramaian menuju pintu keluar, gadis itu sempat menatapku dan berlalu
dipintu… aku sadar dan sangat mengenali wajah gadis itu, dia adalah
Linda.
entah apa yg terjadi padaku, aku merasa bersalah, menyesal, sakit,
cemburu, dan menderita diwaktu yg bersamaan. tak terasa air mataku
mengalir, dan aku langsung lari keluar mengejar mereka. dari kejauhan
aku melihat pria tua itu membukakan pintu mobil marcy E300 clasic dan
meminta gadis itu masuk, sepintas gadis itu melihatku dan mereka melesat
dihadapanku. aku bisa tahu mobil itu. (karena aku memiliki mobil yg sama
dan aku juga maniak otomotif jadi aku sangat mudah mengenali tipe mobil
meski hanya dari jauh). aku hanya berdiri tanpa ekspresi, lalu aku
kembali kedalam. aku ambil minumanku dan meminumnya hingga habis, aku
masih berdiri dengan penuh emosi dan sesaat aku langsung membanting
gelasku sehingga semua terdiam sunyi, ruangan yg awalnya sangat hingar
bingar itu kini sunyi dan semua mata menuju padaku, aku tak perduli.
Reva langsung mendekatiku dan bertanya tapi aku diam dan
meninggalkannya. aku pulang kerumah…
Reva menelpon namun tak kujawab. esoknya aku menemui Reva dirumahnya, ia
menyambutku dengan ciuman mesra namun hanya sebentar dan aku mengelak.
aku duduk diatas sofa ruang tamunya, dia duduk didepanku dan bertanya
apa yg terjadi padaku….aku diam seribu bahasa,lalu aku berkata dengan
tegas tapi tenang “hubungan kita tak bisa dilanjutkan, kamu harus
meninggalkan aku dan menemukan pria yg lebih baik. keputusanku tak dapat
dipertanyakan, semua berakhir Reva,,, hari ini juga… selamat tinggal!”
aku diam dan menatapnya, wajah bingungnya berubah menjadi wajah tanpa
expresi. lalu aku pergi meninggalkannya.
aku bingung dan tak tahu harus berbuat apa. esoknya salah satu teman
Reva menelponku, dia bilang Reva tak bisa dihubungi dan memintaku untuk
mengecek rumahnya. beberapa saat setelah itu akupun pergi kerumahnya,
dari kejauhan aku melihat ada keramaian didekat rumahnya. aku
memarkirkan mobilku agak jauh dari keramaian, aku melihat ada ambulance
dan mobil polisi. salah seorang yg ada disitu berbicara pada temannya ”
kasihan ya, koq bisa sih cewek itu bunuh diri?”… aku mendengarnya dengan
jelas, aku termundur dan terdiam. aku langsung meninggalkan tempat itu
dan pergi kevilla milik ayahku tak jauh dari kota.
telpon2 dan sms2 makian masuk keHPku, Linda gantung diri pada malam
dihari aku memutuskan hubungan kami. rasa bersalahku tak dapat
diungkapkan dengan kata2, aku habiskan 2minggu divillaku bukan karena
takut akan polisi namun aku ragu untuk melanjutkan hidupku. teman2
timkupun datang kevilla, mereka tahu apa yg terjadi padaku. merekalah yg
berusaha membangkitkan semangat hidupku. sangat sulit bagiku untuk
melupakan dosa dan kesalahanku pada mereka, namun kebejatanku tetap saja
ada hingga kejadian yg hampir serupa terjadi lagi satu tahun setelahnya,
itu lah yg kuceritakan pada moment sebelum cerita ini.
cerita ini sangatlah memukul aku, karena aku menghancurkan dua jiwa
sekaligus.
saat ini aku hidup dengan damai dan aku tidak sebejat dulu, aku berusaha
hidup menjadi orang baik. tapi aku sadar, sampai kapanpun bayangan
kebejatanku takkan hilang dari setiap mimpi2ku.
sekarang aku benar2 sadar, indahnya melakukan kesalahan namun lebih
sakit setelah penyesalannya dan semua itu takkan berguna… penyesalan
takkan berakhir…
ambilah maknanya dan hindari penyesalannya…
|
|
|
|